Mengenali Surah Al-Fatihah

Surah al-Fatihah adalah surah pertama dan merupakan surah paling agung di dalam Al-Quran. Erti harfiah dari “Al-Fatihah” sendiri adalah “Pembukaan” yang menyatakan bahwa surah ini adalah “pembuka Al-Quran”. Surah Al-Fatihah juga merangkumi makna dan apa yang diajarkan dalam surah-surah lain di dalam Al-Quran.


Fakta dan Keutamaan

1. Diturunkan di Mekah

Surah Al-Fatihah diturunkan di Mekah seperti dinyatakan oleh Ibnu Abbas, Qatadah dan Abul ‘Aliyah. Surah ini diturunkan sebelum migrasi Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah. Beberapa pendapat lain menyatakan bahwa surah Al-Fatihah diturunkan dalam dua kesempatan berbeza. Pertama di Mekah dan kedua di Madinah. Surah Al-Fatihah diturunkan di Mekah juga didalilkan oleh Abu Hurairah, Mujahid, ‘Ata bin Yasar dan Az-Zuhri.

“Dan sungguh, Kami telah memberikan kepadamu tujuh (ayat) yang (dibaca) berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung.”

(Al-Hijr 15:87)

2. Dibaca dalam Setiap Rakaat


Surah Al-Fatihah adalah surah pertama yang dibaca penuh dalam setiap rakaat solat agar solat kita lengkap dan sah. Beberapa hadis menunjukkan pentingnya membaca surah Al-Fatihah ketika solat.

Diriwayatkan oleh Ubadah bin Shamit (RA) bahwa Nabi Muhammad ﷺ berkata,

”Barang siapa salat dalam keadaan tidak membaca al-Fatihah, maka salatnya cacat.” (HR. Bukhari)

3. Satu dari Dua Cahaya dari Syurga

Surah Al-Fatihah adalah satu dari dua cahaya dari syurga yang diberikan kepada Rasulullah ﷺ. Surah lainnya adalah Al-Baqarah.

Ibnu Abbas (RA) mengatakan,

Ketika Jibril sedang duduk bersama Rasulullah ﷺ, ia mendengar suara gemuruh dari atas, lalu dia melihat ke atas sambil berkata, ‘Itu adalah pintu langit yang terbuka hari ini. Sebelumnya tidak pernah terbuka sama sekali’. Lalu turunlah malaikat darinya. Jibril berkata, ‘Inilah malaikat yang turun dari langit , ia belum pernah sama sekali turun ke bumi sebelumnya. Lalu sang malaikat mengucapkan salam kemudian berkata, ‘Bergembiralah dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu, keduanya belum pernah sama sekali diberikan kepada seorang Nabi sebelum Engkau. Yaitu surat Al-Fatihah dan penutup surah Al-Baqarah. Jika kamu membacanya pasti akan dikabulkan.’” (HR. an-Nasai)

4. Surah Paling Agung dalam Al-Quran

Abu Sa’id Rafi’ bin Al Mu’alla meriyawatkan bahwa Rasulullah ﷺ berkata, 

“Maukah aku ajarkan engkau surat yang paling mulia dalam AlQuran sebelum engkau keluar masjid?”

Lalu beliau memegang tanganku, maka ketika kami hendak keluar, aku berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau mengatakan, ‘Aku akan mengajarkanmu surat yang paling agung dalam Alquran?’” Beliau menjawab, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin (segala puji bagi Allah semesta alam) dan Alquran Al ‘Azhim (Alquran yang mulia) yang telah diberikan kepadaku.” (HR. Bukhari)