5 Cara Mengasyikkan agar Anak Semangat Belajar Al-Qur’an

Mempelajari Al-Qur’an bisa menjadi hal yang wajib bagi setiap muslim. Bagi anak-anak yang baru pertama kali belajar Al-Quran, mungkin terkadang ini terasa sulit untuk membaca huruf dalam bahasa asing namun mereka bisa mulainya dengan membaca doa sehari-hari untuk membiasakan diri melafalkan bacaan dalam bahasa Arab.


Berikut ini adalah 5 tips mengasyikkan untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak Anda:

Pembelajaran Lisan dan Audio

Tidak ada gunanya memaksakan anak belajar dengan menerapkan sistem otoriter duduk diam dan menghafal semua materi yang ada. Hal ini pada akhirnya akan memadamkan semangat dan api keingintahuan di benak sang anak. Lebih buruk lagi, ini berpotensi mengarah pada pembelajaran dengan pengulangan tanpa benar-benar memperluas pikiran anak dalam hal memahami keindahan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Beberapa Ayat-ayat dalam Al-Quran diulang dalam doa-doa keseharian kita. Mulailah mengajarkan ayat-ayat familiar kepada anak-anak. Melalui internet dan platform media sosial, carilah sumber materi yang kredibel untuk mendengarkan bacaan yang dapat menopang kepercayaan diri anak-anak dalam meniru apa yang mereka dengar. Aplikasi Muslim Pro adalah platform yang sangat baik untuk memulai karena mudah dinavigasi. Selain itu, ini adalah kesempatan besar untuk mulai menyadari keindahan makna dari ayat-ayat tersebut.

Bermain sambil Belajar


Anak-anak lebih mudah menyerap ilmu baru dalam bentuk permainan. Ada banyak cara untuk menerapkan dan membentuk strategi yang efektif (dan ini menyenangkan!) hal ini dapat dinikmati anak-anak (dan orang tua)!

Salah satu contohnya adalah tugas menemukan atau mengidentifikasi ayat-ayat tertentu diikuti dengan mencari sumber terjemahannya di buku-buku tentang tafsir Al-Qur’an atau sumber online. Pendekatan lain adalah mengidentifikasi (tebak-tebakan) surah atau ayat tertentu yang mereka ketahui atau yang sering mereka dengar, kemudian mengulang membacanya secara lengkap. Kata-kata penyemangat dan pujian pasti akan membantu dalam meningkatkan kepercayaan diri sang anak, untuk mencoba lagi tanpa menyerah, bahkan jika anak-anak Anda melakukan kesalahan yang pasti mereka lakukan.

Kring! kring! alarm pengatur waktu

Ambil timer atau gunakan smartphone Anda. Maksimalkan waktu dengan menambahkan unsur kompetisi jika ada lebih dari 2 anak di rumah Anda. Pada saat yang sama, ini bisa menjadi cara untuk mendorong proses pembelajaran. Dengan mencoba menjadi yang tercepat dan terbaik anak dapat lebih cepat matang dalam pengalaman belajar mereka, ini menambah kegembiraan dan antusias anak!

Tidak Ada Keberhasilan yang Terlalu Kecil

Sekali lagi, teruslah memotivasi anak-anak Anda untuk terus bereksplorasi dan belajar tentang Al-Qur’an. Jangan pernah meremehkan pertanyaan atau kesalahan yang dibuat oleh anak-anak Anda. Rayakan pencapaian mereka di prosesnya, baik itu pembacaan surah tertentu, mengafalnya maupun memahami peristiwa sejarah yang menceritakan kisah nabi dalam Al-Qur’an. Kata-kata penyemangat yang kita berikan secara konsisten dapat membantu membangun kepercayaan diri anak-anak anda.

Ditulis oleh: Helmy Sa’at