Trik Lebih Mudah Pahami Makna Ayat Quran

Ramadan yang dinanti sudah tiba dan sedang kita jalani. Kita semua tentunya tahu bahwa di bulan penuh berkah ini segala amalan dan perbuatan baik akan dilipatgandakan pahalanya. Tak terkecuali tentunya perihal membaca Alquran. 

Nabi Muhammad ﷺ pernah bersabda bahwa orang yang melantunkan ayat-ayat suci Quran ini akan mendapatkan pahala untuk setiap huruf yang diucapkannya. Demikian yang disampaikan Nabi Muhammad ﷺ seperti dalam hadis dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu ini.

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Siapa yang membaca satu huruf dari Alquran maka dia mendapat satu pahala. Dan setiap pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. Turmudzi 3158 dan dishahihkan Al-Albani)

Ini baru tentang pahala yang didapatkan hanya dengan membaca Quran, dalam artian kita membaca meskipun kita tidak memahami maknanya. Sementara jika kita memahami maknanya, tentunya ada tambahan pahala tersendiri karena berarti kita mengamalkan perintah Allah.

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آَيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shad:29)

Tentunya yang terbaik selain melantunkan ayat-ayat suci Quran adalah juga memahami makna yang terkandung di baliknya. 

Di sisi lain, kini kesibukan padat juga kerap menjadi kendala bagi kita untuk bisa menyempatkan diri membuka lembar demi lembar Alquran. Namun sebenarnya hal ini bisa disiasati dengan menggunakan berbagai aplikasi yang memiliki Quran digital. Salah satunya seperti fitur terbaru yang dimiliki oleh aplikasi Muslim Pro, yakni audio terjemahan Quran dalam Bahasa Indonesia. 

Selain akan lebih mudah memahami makna ayat Quran karena dibacakan menggunakan Bahasa Indonesia, suara resitasi yang didengar pun cukup familiar di telinga. Tak mengherankan, mengingat sosok di balik pengisi suara terjemahan Quran tersebut adalah Teuku Wisnu. Aktor  berdarah Aceh yang sudah membintangi sejumlah sinetron, film, dan iklan ini memang sejak beberapa tahun terakhir memutuskan untuk lebih mendalami agama.

Teuku Wisnu (Foto: Quran Indonesia Project)

Menggunakan fitur terjemahan Quran berbahasa Indonesia ini memang bisa dibilang memudahkan. Kini untuk bisa memahami makna Quran kita tak lagi harus membuka buku fisik terjemahan tapi cukup dengan mengaksesnya dari smartphone.  Selain itu juga tentunya lebih praktis karena bisa didengarkan di mana saja dan kapan saja. Audio terjemahan Quran dalam Bahasa Indonesia ini merupakan kerja sama antara Musim Pro dan Quran Indonesia Project dan bisa dinikmati oleh para pengguna versi Premium.

Lebih Hebatnya Ujian, Lebih Indahnya Ramadan

Indahnya Ramadan

Ramadan, bulan yang penuh keberkatan dan sangat dinanti-nantikan khususnya buat muslimin dan muslimat di seluruh dunia. Keindahannya tidak terucap dengan kata-kata malah kerahmatannya menjadikan kita bersemangat untuk menikmatinya.

Salah satu amalan yang amat digalakkan ketika berpuasa adalah bersyukur. Terutama ketika diuji dengan pelbagai dugaan dan cabaran. Percayalah, di kala kita merasai kesusahan ketika berpuasa, ada lagi orang di luar sana yang mengalami cabaran dan ujian yang lebih hebat. 

Bak kata pepatah, berat mata memandang, berat lagi bahu memikul. Inilah masanya untuk kita memperbanyakkan amalan, bertoleransi dan saling membantu antara satu sama lain. Bukan hanya dengan wang ringgit malah tenaga untuk insan yang memerlukan.

Inilah santapan rohani yang turut mengilhamkan McDonald’s Malaysia untuk menghasilkan filem pendek Dugaan Ramadan. Sama seperti manusia lain, adakalanya kita juga tergugat dengan cabaran seharian terutamanya apabila perlu menempuh, hujan, panas, kesesakan lalu lintas dan lain-lain ketika bulan Ramadan. Namun, ada orang lain di luar sana yang mengalami ujian yang lebih berat dan hebat daripada kita. 

Semangat dan keazaman inilah yang mahu dikongsi bersama-sama oleh McDonald’s kepada seluruh umat Islam khususnya di Malaysia. Mungkin dengan pengisian ini, kita semua akan beroleh kebaikan dan kejayaan bersama-sama di bulan Ramadan. Sesesungguhnya, lebih hebatnya ujian, lebih indahnya Ramadan.

Memahami Makna Ayat Quran lewat Kolaborasi QuranIDproject dan Muslim Pro

Di dalam sebuah ruangan, terdengar lantunan terjemahan ayat Quran yang merdu dan syahdu. Tampak sosok pria sedang membacakan terjemahan ayat Quran di pojok ruangan. Di pojok seberangnya, seorang pria tampak menekuni layar smartphone di tangannya dan menyimak terjemahan ayat Quran tersebut dari suatu aplikasi. Sementara di sisi lainnya, seorang pria sibuk dengan layar laptop sambil mengecek audio dan yang satu lagi menekuni buku tafsir Quran.

Walaupun tampak tenggelam dalam kesibukan masing-masing, tapi semuanya memiliki tujuan yang sama: Memastikan rekaman audio terjemahan ayat Quran memiliki kualitas sempurna dan selesai sesuai target. Suasana di balik layar proses perekaman audio terjemahan ayat Quran ini tak akan ada tanpa kolaborasi menawan antara Quran Indonesia Project (QuranIDproject) dan Muslim Pro.

Gagasan di balik kolaborasi ini adalah agar masyarakat Muslim di Indonesia dapat memahami lebih baik makna di balik ayat-ayat suci Quran yang selama ini dilantunkan. Tak main-main, proyek yang digarap serius ini melibatkan aktor terkenal, Teuku Wisnu sebagai kontributor pengisi suara terjemahan. 

QuranIDproject sendiri sudah tak asing lagi dengan proyek rekaman audio ayat Quran dalam bahasa Arab, Indonesia, dan Inggris. Visi yang diusung pun tak main-main, QuranIDproject bertekad ingin memudahkan akses publik terhadap Quran dan terjemahannya melalui teknologi modern. Tak hanya itu, QuranIDproject juga mengajak anak muda untuk berkarya dan berbagi dengan sesama.

Visi dan misi yang diusung QuranIDproject tentunya sejalan dengan Muslim Pro yang ingin memudahkan umat Islam dalam beribadah di era digital.

Sebagai salah satu aplikasi mobile islami terbaik, Muslim Pro menawarkan fitur lengkap, mulai dari penanda waktu salat berdasarkan lokasi tertentu, lantunan suara azan, kompas arah kiblat, serta full audio Alquran lengkap dengan terjemahan dalam 15 bahasa. 

Dalam proses perekaman audio terjemahan 6.236 ayat Quran yang memakan waktu hingga tiga minggu ini, Teuku Wisnu berkomitmen merekam suara setiap hari. Tantangan terbesar yang dihadapi, tentunya bukan hanya stamina, tapi juga menyiasati mood agar pembacaan terjemahan juga bisa dihayati dengan baik. Apalagi proses perekaman dilakukan mulai jam 7 pagi hingga 6 sore.

Archie Wirija, selaku produser QuranIDproject dalam perekaman audio terjemahan ayat Quran ini juga menuturkan bahwa project ini sangat menarik dan sekaligus juga menantang.

Archie Wirija dan Teuku Wisnu beserta tim QuranIDproject (Foto: Quran Indonesia Project)

“Jika dulu kami merekam audio untuk Quran dalam Bahasa Arab, Indonesia, dan Inggris selama empat tahun dengan 400 orang kontributor, kini Muslim Pro dan QuranIDproject ingin membuat terjemahan bahasa Indonesia saja. Menariknya, 6.236 ayat tersebut dibacakan oleh satu orang saja dan dalam prosesnya memakan waktu kurang dari sebulan. Tentunya talent juga harus bagus, artikulatif, ekspresif, dan profesional. Teuku Wisnu memiliki pengalaman sebagai voice talent yang bisa menyampaikan narasi tapi dengan kemasan yang bagus. Tantangannya tentunya adalah endurance agar artikulasi dan ekspresi saat membacakan ayat juga tetap tersampaikan dengan baik,” jelas Archie. 

Di balik semua ikhtiar yang dilakukan, tentunya Muslim Pro dan QuranIDproject serta Teuku Wisnu sebagai kontributor pengisi suara terjemahan Quran, ingin memberikan yang terbaik bagi umat Islam dan para pengguna fitur Quran dalam aplikasi Muslim Pro versi Premium.

Semoga kini kita tak lagi hanya bisa mendengarkan makna ayat suci Quran dalam Bahasa Indonesia, tapi juga lebih memahami makna mendalam di baliknya. Selamat menikmati fitur terbaru di Muslim Pro Premium ini!

Teuku Wisnu, Sosok Kontributor Kolaborasi Quran Indonesia Project dan Muslim Pro

Teuku Wisnu, kontributor pengisi suara terjemahan Quran dalam Bahasa Indonesia di aplikasi Muslim Pro (Foto: Quran Indonesia Project)

Nama dan sosok seorang Teuku Wisnu memang sudah tak asing lagi bagi kita. Tak heran, mengingat aktor berdarah Aceh ini sudah membintangi sejumlah sinetron, film, dan iklan. Sejak beberapa tahun terakhir, Wisnu memutuskan untuk berhijrah. Kesungguhannya dalam mendalami agama pun tampak dari penampilan serta kesibukan dalam kesehariannya.

Suami dari Shireen Sungkar yang tergabung dalam grup kajian Islam para artis Tanah Air ini juga mengaku sangat menikmati momen membaca Alquran. Melantunkan ayat demi ayat serta memahami makna di balik Alquran menjadi bagian dalam kesehariannya.

Ini juga yang membuat pria ini menyambut hangat ajakan kolaborasi QuranIDproject dan Muslim Pro sebagai kontributor untuk mengisi audio terjemahan ayat Quran dalam versi Bahasa Indonesia di aplikasi Muslim Pro. 

Berbagi Kebaikan

Wisnu sendiri mengakui bahwa membacakan terjemahan ayat Quran sebanyak 6.236 ayat dalam tiga pekan memang cukup menantang baginya. Ribuan ayat tersebut harus dibacakan sendiri olehnya dengan penuh penghayatan. Namun Wisnu menyambut hangat ajakan tersebut karena ingin melakukan lebih banyak hal positif dan berarti untuk Islam.

“Saya sempat berpikir, apa yang selama ini saya sudah lakukan untuk agama saya? Inilah mengapa ketika ajakan untuk membacakan terjemahan Quran ini datang, saya memutuskan untuk bergabung,” ujar Wisnu saat ditemui Muslim Pro di studio QuranIDproject di sela-sela proses rekaman.

Selain ingin berbagi dengan pengguna aplikasi Quran di Muslim Pro lewat suaranya, Wisnu juga mengatakan bahwa dirinya pun mendapatkan motivasi tersendiri. Semoga project ini juga akan menjadi ladang amal dan menambah kebaikan untuk ‘timbangan’ saya di akhirat nanti,” tambahnya.

Butuh Persiapan Khusus

Membacakan makna terjemahan sebanyak 6.236 ayat Quran memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Tentunya hal ini membutuhkan persiapan khusus. Wisnu pun mengakui hal tersebut. 

“Persiapan khusus yang dilakukan tentunya membutuhkan stamina. Selain itu juga ada beberapa hal lain yang memang perlu dipersiapkan, seperti mood harus baik, energi harus ada, dan apa yang diucapkan juga harus ‘sampai’,” kata Wisnu. 

Ia juga mengakui bahwa persiapan dilakukan tak hanya internal dari diri sendiri, tapi juga eksternal lingkungan. Ini penting untuk membangun dan menjaga mood. Wisnu menambahkan bahwa inilah mengapa ia sempat minta sesi break dan mengobrol dulu dengan teman-teman Quran ID Project serta Muslim Pro.

“Jujur sih, ini memang tantangan tersendiri karena ada tenggat waktu terbatas dan target. Saya juga harus berbagi waktu dengan berbagai aktivitas lain yang harus dilakukan, tapi insya Allah letih ini akan dibalas oleh Allah,” pungkasnya.

Nah, sudah tak sabar menantikan fitur terbaru dari Muslim Pro dan mendengarkan Teuku Wisnu membacakan makna di balik ayat suci Quran? Coming soon!

Quran Indonesia Project, Ajak Anak Muda Berkarya dan Berbagi dengan Sesama

Quran Indonesia Project saat mengajak anak muda berbagi dengan komunitas tuli dalam project “Cahaya dalam Sunyi” (Foto: Quran Indonesia Project)

Mendengarkan lantunan ayat-ayat suci dalam Alquran memang mendatangkan kesejukan tersendiri dalam hati. Hal ini juga yang menjadi inspirasi bagi Quran Indonesia Project dalam mengajak masyarakat, terutama anak muda, untuk lebih tertarik mendalami Quran. 

Visi yang diusung pun tak main-main, Quran Indonesia Project bertekad ingin memudahkan akses publik terhadap Quran dan terjemahannya melalui teknologi modern. Tak hanya itu, Quran Indonesia Project yang dikenal dengan sebutan QuranIDproject juga mengajak anak muda untuk berkarya dan berbagi dengan sesama.

Semuanya berawal dari Ramadan 2015, saat QuranIDproject menginisiasi proyek pembuatan rekaman audio ayat Quran dalam bahasa Arab, Indonesia, dan Inggris. Disambut dengan antusias, rekaman audio ayat Quran ini melibatkan lebih dari 300 kontributor yang terdiri dari berbagai kalangan. 

Bergulir ke 2018, QuranIDproject mengenalkan QuranIDproject ISYARAT. Proyek ini tak hanya sekadar membuat masyarakat lebih tertarik mendalami Quran, tapi juga mengajak untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Sesuai namanya, QuranIDproject ISYARAT memproduksi rekaman visual bacaan Al-Qur’an dengan menggunakan bahasa isyarat guna mempermudah akses teman-teman tuli. 

Rekaman visual bacaan Quran dengan menggunakan bahasa isyarat oleh aktivis tuli, Surya Sahetapy (Foto: Quran Indonesia Project)

QuranIDproject juga mulai memproduksi serial film dokumenter pendek tentang kisah inspiratif dari berbagai kalangan tentang kekuatan ayat Al-Qur’an yang berdampak positif dalam kehidupannya. Semuanya terangkum indah dalam Cerita dari Satu Ayat

Tilik saja episode serial karya sutradara dan penulis naskah Muthia Zahra Feriani yang berjudul “Mendengar dengan Tahmid”. Episode perdana ini mengisahkan Surya (24), seorang tuli yang melawan keterbatasannya dengan semangat surat Al-Fatihah ayat dua. Surya pun berbagi rasa syukurnya dengan memperjuangkan hak-hak teman tuli lainnya.

Masyarakat yang diwakili oleh para kontributor juga menyambut video #QuranIDprojectISYARAT dan film #ceritadari1ayat “Mendengar dengan Tahmid” dengan antusias. Saat ditayangkan perdana dan eksklusif dalam acara “Temu Kontributor Rekaman QuranIDproject & Komunitas Tuli”, ratusan kontributor QuranIDproject berkumpul sekaligus dengan komunitas Tuli untuk bersilaturahim dan saling berinteraksi secara langsung. 

Dewi Sandra dan Bunda Galuh Sukmara saat menjurubahasakan surah dengan isyarat.
(Foto: Quran Indonesia Project)

Sejumlah nama selebritis seperti Dewi Sandra dan Afgan hadirsebagai perwakilan kontributor rekaman audio QuranIDproject. Surya Sahetapy, aktivis tuli yang menjurubahasakan isyarat surat Al-Fatihah yang dibacakan oleh Afgan di #QuranIDprojectISYARAT juga turut hadir dalam kesempatan yang sama. Satu nama yang juga tak kalah pentingnya juga ada dalam penayangan perdana tersebut, yaitu Bunda Galuh Sukmara, edukator tuli pendiri rumah belajar The Little Hijabi Homeschooling.

Suasana di The Little Hijabi Homeschooling (Foto: Quran ID Project)

Misi rumah belajar ini sejalan dengan QuranIDproject karena membantu anak-anak tuli dan berkebutuhan khusus untuk mengenali dirinya dan menemukan hikmah untuk mencari jalan pulang kepada Allah SWT. 

Mengusung misi serupa, pada April hingga Juni 2018, QuranIDproject berkolaborasi dengan The Little Hijabi Homeschooling untuk membuat program edukasi “Cahaya Dalam Sunyi”. Program tersebut merupakan pengembangan materi pembelajaran agama Islam secara kaffahulfitrah (utuh dan jernih) dengan menggunakan bahasa isyarat yang inovatif, kreatif, dan aksesibel untuk teman-teman tuli.

Dalam proyek tersebut, QuranIDproject memproduksi sebuah lagu dan dua video klip Takbir Hari Raya berjudul “Cahaya Dalam Sunyi” yang melibatkan 33 musisi dan komunitas tuli. Sejumlah nama seperti Afgan, Alika Islamadina, Andien, Armand Maulana, Aura Gutawa, Barsena Bestandhi, Dewi Sandra, Dira Sugandi, Gita Gutawa, Hedi Yunus, HIVI!, Ify Alyssa, Kunto Aji, Radhini, Raisa, RAN, Rossa, Syakir Daulay, Tompi, Tulus, Vadi Akbar, Widi Mulia, Yura Yunita, turut berpartisipasi. Semuanya antusias meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebutuhan komunitas Tuli mendapat akses informasi agama Islam yang inklusif.

Ifa Fachir dan Archie Wirija (Foto: Quran Indonesia Project)

Lagu “Cahaya Dalam Sunyi” diproduseri oleh Archie Wirija, Rilla Lusiana, dan Ifa Fachir. Sementara video klipnyajuga diproduseri oleh Archie Wirija dan Rilla Lusiana serta disutradarai oleh Muthia Zahra Feriani. Video klip ini dibuat dengan dua versi. Video klip pertama, merupakan video klip dengan konsep teatrikal yang diekspresikan oleh beberapa komunitas Tuli, salah satunya adalah The Little Hijabi Homeschooling yang dipimpin oleh edukator Tuli, Bunda Galuh Sukmara, serta aktivis Tuli Surya Sahetapy dengan mengambil lokasi di Ciputra Artpreneur Theater. Pada video klip kedua, seluruh penyanyi yang berkontribusi dalam lagu ini memeragakan bahasa isyarat dari lirik yang dinyanyikan, dalam rangka mensosialisasikan budaya komunikasi Tuli.

Lagu “Cahaya Dalam Sunyi” dapat diakses oleh masyarakat luas di kanal YouTube.com/QuranIndonesia, dan dinikmati melalui platform musik digital seperti Spotify, iTunes, JOOX, Deezer, dan Apple Music.

Menyambut Ramadan tahun ini, QuranIDproject berkolaborasi dengan Muslim Pro. Kali ini proyek yang digarap adalah mengisi suara terjemahan Quran dalam Bahasa Indonesia untuk Muslim Pro. Penasaran siapa yang akan menjadi mengisi suara dan membacakan terjemahan ayat-ayat suci Quran tersebut? Nantikan di aplikasi Muslim Pro!

CONTEST EXTENDED UNTIL 6 MAY 2019 / PERTANDINGAN DILANJUTKAN KE 6 MEI 2019

*Scroll ke bawah untuk langkah-langkah penyertaan dalam Bahasa Malaysia

How to participate?

Step 1: Download the Muslim Pro app and go to the Halal Food Places feature.

Step 2: Search for your favourite ‘Makan Halal Best’ place and upload a minimum of 3 different photos for that eatery. If you cannot find your desired eatery, add it as a new place and upload the photos. 

*TIP: The eateries should be Muslim Friendly or Halal. Upload photos of the food, menu, interior OR store front.

Step 3: When you finish submitting photos for one ‘Makan Halal Best’ place, take a screenshot your photo submission on your mobile screen and post it on Instagram. Don’t forget to set your Instagram account to Public.

Step 4: Tag @muslimproapp and use the hashtag #makanhalalbest #muslimpro #muslimpromalaysia to complete one entry. Increase your chances of winning by posting more entries!

Screenshot sample of photo submission to Halal Food Places in Muslim Pro

Bagaimana untuk sertai?

Langkah 1: Muat turun aplikasi Muslim Pro dan pergi ke ciri Tempat Makan Halal.

Langkah 2:  Cari tempat ‘Makan Halal Best’ kegemaran anda dan muat naik 3 gambar berbeza tempat makan itu. Jika anda tidak menjumpai restoran yang dikehendaki, tambahkannya sebagai tempat makan baru dan muat naik gambar-gambar.

TIP: Tempat makan harus Mesra Muslim atau Halal. Muat naik gambar makanan, menu, hiasan dalaman ATAU bahagian depan kedai.

Langkah 3: Selepas anda selesai memuat naik gambar untuk satu tempat ‘Makan Halal Best’, ambil ‘screenshot’ sumbangan gambar di telefon anda dan ‘post’ di Instagram. Jangan lupa set akaun Instagram ke ‘Public’.

Langkah 4: Tag @muslimproapp dan gunakan hashtag #makanhalalbest #muslimpro #muslimpromalaysia untuk lengkapkan satu penyertaan. Tingkatkan peluang untuk menang dengan lebih banyak ‘post’!

Sampel ‘screenshot’ sumbangan gambar ke Tempat Makan Halal dalam Muslim Pro

Terms and Condtions

Muslim Pro’s #MakanHalalBest Instagram Contest (“the Contest”) is organized by Muslim Pro Technologies Sdn Bhd (“the Organizer”) and open to all Malaysian citizens (residing in Malaysia) and legal residents of Malaysia only.

The Instagram Contest starts from 8 April 2019 to 28 April 2019 (“the Contest Period”). EXTENDED TO 6 MAY 2019

General Terms

Participants are encouraged to submit as many photos per day as they wish. The winning participants will be identified based on their Instagram account and Muslim Pro account.

Photos must not show any obscene/inappropriate images and must be of Halal and Muslim Friendly eateries. The Organizer has sole discretion to determine its nature.

Participation in the Contest constitutes the participant’s full and unconditional agreement to and acceptance of the terms & conditions including any variations, amendments or revisions made to the same made by the Organizer at their absolute discretion without any requirement of prior notice.

The Organizer will select based on the number of entries submitted.(Extra point will be added for images of the food, menu, interior and store front.). The Organizer’s decision on selecting the winner is final and no further correspondence will be entertained.

Winners will be announced via Muslim Pro’s Instagram. The winners are required to arrange for prize collection at their own cost.

All entries will be property of the Organizer and the Organizer reserves the right to use, or explore the entries for any purpose by any means at any time.

In view of the implementation of the Personal Data Protection Act, by participating in the Contest, the Participants hereby expressly grant the the Organizer, their affiliates and partners the permission to use and process their personal data including (but not limited to) names, contact information and/or photographs for future advertising and publicity purposes in any media in connection with this Contest without additional compensation, notification or permission.

By participating in the Contest, each participant releases and discharges the Organizer, and any other party associated with the development or administration of this Contest, their parent company, subsidiary, and affiliated companies, and each of their respective directors, members, shareholders, employees, contractors, agents, representatives, successors and assigns from any and all liability whatsoever in connection with this Contest, including without limitation legal claims, costs, injuries, losses or damages, demands or actions of any kind (including without limitation personal injuries, death, damage to, loss or destruction or property, rights of publicity or privacy, defamation, or portrayal in a false light) (collectively, “Claims”).

The Organizer reserves their right to publish or display materials or information, including but not limited to the names and photographs of all participants for marketing, advertising and publicity purposes in any manner it deems appropriate. The Organizer further reserves their right to use any personal data of participants in any manner and/or for any purpose it deems fit and participant is deemed to consent to such use with no monetary payment.

The Organizer and their respective parent companies, subsidiaries, affiliates, directors, officers, employees, agents, independent contractors and advertising/promotion agencies make no warranties, express or implied, in fact or in law, relative to the use or enjoyment of the Prize, including, without limitation, their quality, merchantability or fitness for a particular purpose.

The Organizer reserve their right to cancel, terminate or suspend the Contest without any prior notice and reason. For the avoidance of doubt, cancellation, termination or suspension by the Organizer shall not entitle the participant to any claim or compensation against the Organizer for any and all losses or damages suffered or incurred as a direct or indirect result of the act of cancellation, termination or suspension.

The Organizer reserve their right to vary, delete or add to any of these Terms and Conditions and/or substitute or replace the gifts from time to time without any prior notice.

Contestants will fully indemnify and hold harmless the Organizer, its directors, officers, employees, agents and assigns against any and all losses, liabilities, costs, claims, charges, expenses, actions or demands (including legal costs), whether direct or indirect arising out of a breach by him or her of these Terms & Conditions.

The terms and conditions of this Contest are governed by the laws of Malaysia and all disputes are subject to the exclusive jurisdiction of the courts of Malaysia.

If for any reason any part of this Contest is incapable of running as planned, the Organizer may in its sole discretion cancel, terminate, modify or suspend the Contest, or invalidate any affected entries without any further liability or any obligation to continue the Contest.

The invalidity or unenforceability for any reason of any part of these terms and conditions shall not prejudice or affect the validity or enforceability of the remaining parts and each part of these terms and conditions is distinct and at all times severable from the rest of the terms and conditions.

The Organizer will not be responsible or liable for any claims, loss or damage whatsoever, resulting from or in connection with this Contest or the prizes given out through this Contest.

The Organizer is the final authority to decide on the interpretation of these terms and conditions and as to any other matters relating to this Contest.

“The Starbucks word mark and the Starbucks Logo are trademarks of Starbucks Corporation. Starbucks is also the owner of the Copyrights in the Starbucks Logo and the Starbucks Card designs. All rights reserved. Starbucks is not a participating partner or sponsor in this offer.”

For any enquiries, please contact payments@muslimpro.com

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Halal, Indonesia Halal Lifestyle Center Luncurkan Panduan Bisnis

Nama Indonesia kini semakin dikenal secara global dari berbagai aspek. Salah satu aspek yang membuat nama Indonesia menonjol adalah jumlah populasi Muslim yang mencapai 219 juta orang. 

Tak hanya populasi yang begitu besar, data dari Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) menyebutkan bahwa angka ini juga diimbangi dengan belanja domestik produk dan jasa yang mencapai USD218,8 milyar pada 2017. Angka tersebut tentunya membuat Indonesia menjadi pasar ekonomi halal terbesar di dunia. 

(Sumber Foto: Pixabay/Aditya Wicaksono)

Di sisi lain, pertumbuhan populasi umat Islam di dunia yang meningkat menjadikan peluang Indonesia semakin besar dalam mengembangkan halal lifestyle. Tak heran jika Indonesia kini menjadi magnet dan menjadi salah satu pusat perkembangan bisnis dan ekonomi halal yang pesat. Bahkan Indonesia juga digadang-gadang sebagai ‘mesin’ untuk ekonomi halal global. 

Dengan begitu besarnya potensi tersebut, untuk membantu para pelaku industri dalam mengarungi dan mengembangkan ekonomi halal, IHLC pada akhir 2018 meluncurkan Indonesia Halal Economy and Strategy Roadmap Indonesia 2018-2019.

Panduan bisnis yang diterbitkan setiap tahun ini juga merupakan hasil kerja sama IHLC dengan DinarStandard yang merupakan perusahaan dunia terkemuka dalam bidang Penasihat Nilai Etika Islam yang memiliki cabang di Dubai, New York, dan Istanbul.

Sapta Nirwandar, Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center, menuturkan bahwa panduan ini dapat dipergunakan untuk mendorong kegiatan ekspor Indonesia, Foreign Direct Investment ( FDI), investasi asing secara langsung, serta membuka lapangan kerja dalam industri halal. 

Indonesia Halal Economy and Strategy Roadmap Indonesia sendiri mengemas laporan bisnis dengan mengupas tuntas berbagai sektor yang bertema Islami. Mulai dari makanan dan produk halal, keuangan syariah, fashion, wisata ramah muslim, serta media, rekreasi, dan aplikasi Islami seperti Muslim Pro.

Exciting New Developments for Muslim Pro

The World’s Leading Muslim Lifestyle Mobile Application

With more than 65 million downloads from over 200 countries, Muslim Pro is the leading global mobile application for Muslims.

The application offers comprehensive religious, lifestyle and community features and has been awarded the Islamic Economy Award (Media category) at the recent Global Islamic Economic Summit 2018 held in Madinat Jumeirah, Dubai.

Muslim Pro awarded at the Islamic Economy Award ceremony by HH Sheikh Hamdan Bin Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, Crown Prince of Dubai. Image via Islamic Economy Award.

Available on Apple’s App Store and Google Play Store, Muslim Pro is an all-in-one application for Muslims. It features the most accurate prayer times, Qiblat directions, various translations and recitals of the Quran, Halal restaurant and mosque locators, Zakat calculator and a host of other useful features.

The application is among the top 10 highest grossing lifestyle applications in various countries globally, including Malaysia, Indonesia, France, Tunisia, and Qatar. While other Muslim applications exist in different markets, Muslim Pro stands out with its broad global footprint.

Muslim Pro positions itself as neutral to different Islamic teachings and offers content in 15 languages, including Arabic, Chinese, English, French, German, Indonesian, Malay, and Urdu amongst many others.

Corporate Partners and Advertisers in Malaysia

Malaysia is currently among the top five key markets for the Muslim Pro application. The company has now opened a local office in Malaysia as the country accounts for about a tenth of its overall user base.

Muslim Pro Malaysia has struck partnerships with major household names such as Shopee, Celcom and Malaysia Airlines under Project Amal, its wholly-owned pilgrimage charter business catering to passengers wishing to perform their Hajj and Umrah.

The MoU signing ceremony between Muslim Pro Malaysia with Malaysia Airlines under Project Amal. Image via New Straits Times

With a dedicated team in Malaysia led by Country Manager, Nik Emir Din, Muslim Pro is actively seeking for more corporate partners and advertisers that can leverage the application’s massively strong user base especially during peak periods which include the holy month of Ramadhan, Eid-ul Fitr, Eid-ul Adha and holiday seasons where users utilise the application during their vacations and travels.

Ramadhan will be an extremely important month for Muslim Pro, not only in Malaysia but globally, as the application will see a very high spike in activities from downloads to usage as more users log in to check the sahur and break fast times.

Revamp of Halal Food Places

The Halal Food Places feature in the Muslim Pro application has undergone a major revamp. The revamped feature which acts as a comprehensive digital directory of Halal and Muslim friendly eateries is currently piloted in Malaysia and Singapore with a whole new interface that aims to crowdsource authentic information, ratings and reviews by users.

Users can upload photos, rate and submit feedback on the different status of the eateries which may fall under Halal certified and Muslim Friendly categories.

Restaurant owners are also encouraged to claim the ownership of their listed eateries where they can update their valid business information, Halal certificate, photos and latest promotions to attract both local Muslims and tourists.

Muslim Pro is excited to roll out this newly revamped feature to help the Muslim community search for Halal and Muslim friendly food with confidence based on authentic crowdsourced information.