Mengenali Surah Al-Fatihah

Surah al-Fatihah adalah surah pertama dan merupakan surah paling agung di dalam Al-Quran. Erti harfiah dari “Al-Fatihah” sendiri adalah “Pembukaan” yang menyatakan bahwa surah ini adalah “pembuka Al-Quran”. Surah Al-Fatihah juga merangkumi makna dan apa yang diajarkan dalam surah-surah lain di dalam Al-Quran.

Fakta dan Keutamaan

1. Diturunkan di Mekah

Surah Al-Fatihah diturunkan di Mekah seperti dinyatakan oleh Ibnu Abbas, Qatadah dan Abul ‘Aliyah. Surah ini diturunkan sebelum migrasi Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah. Beberapa pendapat lain menyatakan bahwa surah Al-Fatihah diturunkan dalam dua kesempatan berbeza. Pertama di Mekah dan kedua di Madinah. Surah Al-Fatihah diturunkan di Mekah juga didalilkan oleh Abu Hurairah, Mujahid, ‘Ata bin Yasar dan Az-Zuhri.

“Dan sungguh, Kami telah memberikan kepadamu tujuh (ayat) yang (dibaca) berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung.”

(Al-Hijr 15:87)

2. Dibaca dalam Setiap Rakaat

Surah Al-Fatihah adalah surah pertama yang dibaca penuh dalam setiap rakaat solat agar solat kita lengkap dan sah. Beberapa hadis menunjukkan pentingnya membaca surah Al-Fatihah ketika solat.

Diriwayatkan oleh Ubadah bin Shamit (RA) bahwa Nabi Muhammad ﷺ berkata,

”Barang siapa salat dalam keadaan tidak membaca al-Fatihah, maka salatnya cacat.” (HR. Bukhari)

3. Satu dari Dua Cahaya dari Syurga

Surah Al-Fatihah adalah satu dari dua cahaya dari syurga yang diberikan kepada Rasulullah ﷺ. Surah lainnya adalah Al-Baqarah.

Ibnu Abbas (RA) mengatakan,

Ketika Jibril sedang duduk bersama Rasulullah ﷺ, ia mendengar suara gemuruh dari atas, lalu dia melihat ke atas sambil berkata, ‘Itu adalah pintu langit yang terbuka hari ini. Sebelumnya tidak pernah terbuka sama sekali’. Lalu turunlah malaikat darinya. Jibril berkata, ‘Inilah malaikat yang turun dari langit , ia belum pernah sama sekali turun ke bumi sebelumnya. Lalu sang malaikat mengucapkan salam kemudian berkata, ‘Bergembiralah dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu, keduanya belum pernah sama sekali diberikan kepada seorang Nabi sebelum Engkau. Yaitu surat Al-Fatihah dan penutup surah Al-Baqarah. Jika kamu membacanya pasti akan dikabulkan.’” (HR. an-Nasai)

4. Surah Paling Agung dalam Al-Quran

Abu Sa’id Rafi’ bin Al Mu’alla meriyawatkan bahwa Rasulullah ﷺ berkata, 

“Maukah aku ajarkan engkau surat yang paling mulia dalam AlQuran sebelum engkau keluar masjid?”

Lalu beliau memegang tanganku, maka ketika kami hendak keluar, aku berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau mengatakan, ‘Aku akan mengajarkanmu surat yang paling agung dalam Alquran?’” Beliau menjawab, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin (segala puji bagi Allah semesta alam) dan Alquran Al ‘Azhim (Alquran yang mulia) yang telah diberikan kepadaku.” (HR. Bukhari)

Jenis-Jenis Zakat dan Kadar Pembayaran

Jenis Zakat

Zakat Fitrah 

Zakat Fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan setiap umat Muslim, berapa pun usianya, statusnya, atau kekayaannya. Zakat ini harus dibayarkan di akhir bulan Ramadan atau sebelum salat Ied. Kepala keluarga diperbolehkan membayar sejumlah total zakat wajib seluruh anggota keluarga (termasuk bayi yang masih di dalam kandungan).

Zakat Maal (pada harta)

Zakat Maal adalah zakat yang dikeluarkan secara berkala sesuai dengan jumlah harta yang dimiliki seorang Muslim atau pun organisasi. Zakat ini wajib dilakukan oleh umat Muslim maupun organisasi yang telah mencapai nishab (batas minimum) dan terbebas dari utang serta kepemilikan atau haul (selama satu tahun).

Menyisihkan Aset untuk Zakat

Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan atau zakat profesi harus dibayarkan saat kita menerimanya. Banyak yang lebih suka membayar zakat dengan mengakumulasikannya selama satu tahun, namun disarankan untuk membayar zakat begitu kita menerima penghasilan. Ada berbagai jenis aset yang terkena zakat penghasilan. Beberapa di antaranya adalah:

1. Penghasilan dari bisnis

2. Honor profesional

3. Gaji dan bonus

4. Penghasilan dari barang sewaan

5. Hasil panen

Zakat pada Aset

Zakat pada aset dibayarkan per tahun sesuai tempat di mana aset tersebut berada.

Beberapa aset yang harus disisihkan untuk zakat adalah:

1. Investasi real estate 

2. Saham, obligasi, reksa dana, komoditas

3. Tabungan dan dana pensiun 

4. Aset bisnis dan kapital lainnya 

Tingkat Perhitungan Zakat 

1. Sebesar 2,5% pada penghasilan dan aset umum 

2. Sebesar 5% pada pertanian yang memiliki sistem pengairan dengan peralatan mekanik (sumur, sprinkler, dan lainnya) 

3. Sebesar 10% pada pertanian yang memiliki sistem pengairan menggunakan air hujan 

4. Sebesar 20% pada komoditas yang dihasilkan dari alam (minyak, emas, perak, dan lainnya)

Tidak yakin berapa jumlah zakat yang harus Anda bayarkan tahun ini? Gunakan kalkulator zakat dari aplikasi Muslim Pro untuk menghitung zakat dengan mudah.

Setelah zakat terhitung dengan tepat, Anda juga bisa langsung menyalurkannya melalui Muslim Pro dan duithape di sini.

Selamat menunaikan zakat! Semoga ibadah zakat kita diterima oleh Allah SWT.

Referensi:

– The Ramadan Kareem “Ramadan Zakat 2019: Calculator, Rules (Whom to Give Zakat?)” https://www.theramadankareem.com/ramadan-zakat

– “Who receives Zakat? Who pays Zakat?” https://i.pinimg.com/originals/50/e4/89/50e48979a152c697766f56e3df6c6ee1.jpg

-“Do Muslims Pay Zakat only in Ramadan?” https://www.globalsadaqah.com/blog/muslims-pay-zakat-ramadan/

Kebaikan Solat Dari Segi Kesihatan

Sebagai Rukun Islam yang kedua, salat dilakukan oleh seluruh umat Muslim di seluruh dunia. Salat lima waktu yang wajib dilakukan ini bisa dikatakan menyatukan pikiran, tubuh, dan jiwa dalam menyembah Allah. Di sisi lain, umat Muslim yang melakukan salat lima waktu juga akan diberikan pahala oleh Allah.https://04c0cb7a3dd727af1b9435b9c9cc9bd5.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

“Sungguh, orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” – Quran 2:277

Selain memiliki manfaat religius dan spiritual, salat ternyata juga bermanfaat secara fisik. Berbagai posisi dan gerakan fisik dalam salat, telah terbukti secara ilmiah memiliki manfaat kesehatan. 

1. Kebersihan

Sebelum salat, umat Muslim harus berwudu yang merupakan ritual penyucian diri dengan membasuh tangan, hidung, wajah, lengan, rambut, telinga, bagian belakang leher, kaki dan jari kaki. Tujuan melakukan wudu adalah memastikan diri bersih secara fisik sebelum salat. Ini jelas mendatangkan manfaat kesehatan, karena membilas diri dapat menyingkirkan kuman, alergen, dan mencegah berbagai jenis infeksi dan penyakit yang disebabkan oleh higienitas yang buruk.

2. Mengurangi Sakit Punggung

Sebagian besar otot tubuh dilatih saat melakukan salat. Salat juga melemaskan persendian, dari mulai sendi bahu, siku, lutut, pergelangan kaki, dan panggul. Sebuah riset dari Binghamton University, New York, menemukan bahwa gerakan fisik yang dilakukan dengan tepat dan berulang secara rutin saat salat dapat mengurangi risiko sakit tulang belakang.

Misalnya, posisi ruku. Posisi ini membantu mengurangi nyeri pada tulang punggung bagian bawah dengan cara melemaskan ligamen dan otot. Ruku juga membantu meringankan nyeri pada spinal cord dan persendian panggul. Selain ruku, posisi saat tubuh melakukan sujud dan menunduk membantu membuka dan melemaskan persendian. Hal ini bagus karena aktivitas tersebut justru membuat persendian berfungsi dan sehat.

3. Meningkatkan Metabolisme

Gerakan-gerakan dalam salat bisa dikatakan sama dengan melakukan olahraga harian. Di sisi lain, melakukan olahraga setiap hari dapat menstimulasi dan meningkatkan metabolisme. Metabolisme yang baik tentunya akan meningkatkan fungsi organ dalam tubuh secara keseluruhan, termasuk menjaga kesehatan jantung dan mengatur sekresi kelenjar.

4. Memperbaiki Sirkulasi Darah

Jika menyangkut urusan tekanan darah, seringkali orang-orang merasa kesulitan untuk menjaga tekanan darahnya agar tetap normal. Terkadang aliran darah terlalu tinggi atau rendah di area tertentu dalam tubuh. Gerakan dan posisi berbeda dalam salat membantu mengatur dan memperbaiki aliran darah secara keseluruhan ke berbagai organ tubuh. Misalnya, dalam posisi ruku, aliran darah diatur pada tubuh bagian atas, sedangkan aliran tubuh bagian bawah diatur saat tasyahud. Sementara pada posisi lain seperti sujud, posisi kepala lebih rendah dari jantung. Ini membuat kepala menerima asupan darah yang lebih banyak. Aliran darah yang lebih banyak ini memberikan efek positif pada memori otak, konsentrasi, dan kemampuan kognitif lainnya.

5. Pencernaan yang Lebih Baik

Beberapa posisi dalam salat juga membantu sistem pencernaan. Posisi saat pria duduk dengan satu telapak kaki ditekuk dan perempuan yang menduduki kedua kakinya saat salat, misalnya. Menurut studi, posisi tersebut baik untuk pencernaan karena dapat melemaskan usus dan memiliki efek positif pada pergerakan usus. Hal ini tentunya bisa menurunkan angka kejadian konstipasi. Kabar baik lainnya? Posisi ini juga bisa meningkatkan fungsi hati. 

Dengan berbagai manfaat kesehatan tersebut, salat menyatukan seluruh aspek kehidupan, termasuk fisik dan spiritual untuk menciptakan keharmonisan dalam hidup.

Referensi:

Mengapa Umat Islam Solat Menghadap Kaabah?

Bagi lebih dari 1,8 juta umat Muslim yang tersebar di penjuru dunia, mengetahui kiblat atau arah salat merupakan hal yang sangat penting. Arah kiblat sendiri menghadap ke Kabah di Mekah, Arab Saudi. https://9a7f4bf66fa3b652edb2245622504496.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

Kendati demikian, walaupun kiblat menghadap ke Kabah di Mekah, tak berarti umat Muslim lantas menyembah Kabah. Bangunan ini hanyalah merupakan sebuah titik untuk arah ibadah bagi umat Muslim, bukan sebagai obyek yang disembah. Umat Muslim sendiri tentunya menyembah Allah yang Mahakuasa. Diyakini bahwa dengan mengetahui kiblat, umat Muslim akan lebih bersatu dan lebih fokus karena memiliki kesamaan arah dalam salat.

Sejarah di Belakang Kiblat

Dalam awal perkembangan Islam, arah kiblat pertama kali menghadap ke Masjid al Aqsa di Yerusalem. Dua tahun setelah Nabi Muhammad ﷺ dan para pengikutnya bermigrasi dari Mekah ke Madinah (Hijrah) pada sekitar 624 M, kiblat diubah jadi menghadap ke Kabah. Perubahan ini terjadi tiba-tiba karena Rasulullah diceritakan menerima perintah dari Allah. Wahyu tersebut memintanya untuk, “Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram”, masjid suci, tempat Kabah terletak di Mekah.

Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan. – Quran 2:144

Pada era sebelum Islam, Kabah sendiri merupakan sebuah makam. Umat Muslim meyakini bahwa Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail, adalah yang membangun Kabah. Sesuai tradisi dari dulu hingga kini, bangunan ini tampil sederhana dengan bentuk bujur sangkar dan tanpa atap. Kendati demikian, sejak era Nabi Muhammad ﷺ hingga berabad-abad kemudian, Kabah telah melalui berbagai renovasi besar-besaran. Kabah kini memiliki struktur bangunan berbentuk kubus yang berdiri tegak setinggi lima belas meter dan lebar sepuluh setengah meter di setiap sisinya. Pintu Kabah juga kini terbuat dari emas asli sejak 1982.https://9a7f4bf66fa3b652edb2245622504496.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

Mencari Kiblat saat Bepergian

Terkadang saat sedang bepergian, di lokasi baru kita sering mengalami kesulitan dalam menentukan arah kiblat. Kembali mundur ke tahun-tahun sebelum ada teknologi digital, kita membutuhkan koordinat geografis akurat untuk membantu menemukan kiblat yang tepat, atau paling tidak, kita akan membutuhkan sebuah kompas. Namun kini, dengan bantuan aplikasi mobile, kita bisa menentukan arah kiblat dengan akurat.

Di mana pun Anda berada, kompas kiblat animasi dari Muslim Pro selalu siap menunjukkan Mekah sebagai arah salat. Anda hanya perlu membaca lebih lanjut mengenai cara penggunaan fitur kiblat Muslim Pro di sini.

Referensi:

Apprenez à connaître la sourate Al-Fatiha

La sourate al-Fatihah est la première sourate du Coran et elle est considérée comme l’une des sourates les plus puissantes du Coran.

Le sens littéral primaire de l’expression «Al-Fatiḥa» est «L’ouverture» qui pourrait se référer à cette sourate étant «l’ouverture du livre (le Coran)». Cette sourate résume les significations et les enseignements qui suivent dans les autres chapitres du Coran.

Les faits et leurs significations

  1. Révélée à La Mecque

La sourate Al-Fatiha est descendue à La Mecque comme l’ont déclaré Ibn Abbas, Qatadah et Abu’l-Aliyah. Elle a été révélée avant la migration du Prophète Muhammad ﷺ de La Mecque à Médine. D’autres avis disent également que la sourate Al-Fatiha a été révélée à deux reprises, une fois à La Mecque et une fois à Médine. Il est également postulé que la sourate Al-Fatiha a été révélée à Médine comme l’ont déclaré Abu Hurayrah, Mujahid, Ata ibn Yasar et Az-Zuhri.

«Et Nous vous avons certainement donné, [O Muhammad], sept des [versets] souvent répétés et le grand Coran.» [Al-Hijr 15:87]

2. Récité dans chaque cycle de prière

La sourate Al-Fatiha est la première sourate récitée en entier dans chaque cycle de prière (rakaat) pour rendre votre prière complète et valide. Certains hadiths montrent l’importance de réciter la sourate Al-Fatiha pendant la prière.

Il a été rapporté par Ubada bin As-Samit (RA) que le Prophète Muhammad ﷺ a dit:

«Quiconque ne récite pas Al-Fatihah dans sa prière, sa prière est invalide.» (Sahih al-Bukhari: 756)

3. L’une des deux lumières du ciel

La sourate Al-Fatiha est l’une des deux lumières du ciel données au Messager d’Allah et l’autre est la sourate Al-Baqarah.

Ibn Abbas (RA) a déclaré:

«Quand Jibril était avec le Messager d’Allah, il entendit un bruit d’en haut comme une porte qui s’ouvrait. Jibril, que la paix soit sur lui, leva les yeux vers le ciel et dit: “C’est une porte dans le ciel qui a été ouverte, mais elle ne l’a jamais été auparavant.” Il a dit: «Un ange en descendit et vint vers le prophète ﷺ et dit: ‘Recevez la bonne nouvelle de deux lumières qui vous ont été données et qui n’ont jamais été données à aucun prophète avant vous: L’ouverture du livre (Al -Fatiha) et les derniers versets de la sourate Al-Baqarah. Vous n’en réciterez jamais une seule lettre mais vous l’obtiendrez. »(Sunan an-Nasa’i: 912)

4. La plus grande sourate du Coran

Abu Sa’id ibn al-Mu’alla a raconté que le Prophète ﷺ a dit:

«Je vais vous apprendre le plus grand chapitre du Coran avant que vous ne quittiez la mosquée.» Le Prophète m’a pris par la main et quand il avait l’intention de partir, je lui ai dit: “N’as-tu pas dit que tu m’apprendrais le plus grand chapitre du Coran?” Le Prophète a dit: «Toute louange est due à Allah, le Seigneur des mondes (1: 1), les sept versets souvent répétés et la grande récitation qui m’a été donnée.» (Sahih al-Bukhari: 4720)

تعرف على سورة الفاتحة

سورة الفاتحة هي أول سورة في القرآن تعتبر من أقوى السور في القرآن

المعنى الحرفي لتعبير “الفاتحة” هو تشير إلى أن هذه السورة هي “فاتحة الكتاب”. هذه السورة تلخص المعاني والتعاليم التي تتبعها سائر أجزاء القرآن

الحقائق والأهمية سورة الفاتحة

١.نزلت السورة في المكة

نزلت سورة الفاتحة بمكة كما قال ابن عباس و قتادة وأبو العالية. نزلت قبل هجرة النبي محمد ﷺ من مكة إلى المدينة المنورة. كما ورد في أقوال أخرى أن سورة الفاتحة نزلت في مناسبتين منفصلتين ، إحداهما في مكة ومرة ​​في المدينة. ويفترض أيضا أن سورة الفاتحة نزلت في المدينة كما ذكرها أبو هريرة ومجاهد و عطا بن يسار والزهري

وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ

الحجر ٨٧:١٥

٢.تلاوته في كل ركعة الصلاة

سورة الفاتحة هي أول سورة تتلى كاملة في كل ركعة لجعل صلاتك كاملة وصحيحة. كما قال بعض الأحاديث عن أهمية قراءة سورة الفاتحة في الصلاة

 عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ 

اَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ

صحيح البخاري ٧٥٦

٣. أحد من النوران من السماء

سورة الفاتحة هي إحدى نورتي السماء نزلت على الرسول الله ﷺ والأخرى سورة البقرة

عن ابْنِ عَبَّاسٍ

الَ بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَعِنْدَهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ إِذْ سَمِعَ نَقِيضًا فَوْقَهُ فَرَفَعَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ بَصَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ هَذَا بَابٌ قَدْ فُتِحَ مِنَ السَّمَاءِ مَا فُتِحَ قَطُّ ‏.‏ قَالَ فَنَزَلَ مِنْهُ مَلَكٌ فَأَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ أَبْشِرْ بِنُورَيْنِ أُوتِيتَهُمَا لَمْ يُؤْتَهُمَا نَبِيٌّ قَبْلَكَ فَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَخَوَاتِيمِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ لَمْ تَقْرَأْ حَرْفًا مِنْهُمَا إِلاَّ أُعْطِيتَهُ -النسائي ٩١٢

٤. أعظم سورة في القرآن

عَنْ أَبِي سَعِيدِ بْنِ الْمُعَلَّى

 أَلاَ أُعَلِّمُكَ أَعْظَمَ سُورَةٍ فِي الْقُرْآنِ قَبْلَ أَنْ أَخْرُجَ مِنَ الْمَسْجِدِ ‏”‏ ‏.‏ قَالَ فَذَهَبَ النَّبِيُّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ لِيَخْرُجَ فَأَذْكَرْتُهُ فَقَالَ ‏”‏ ‏{‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ}‏ وَهِيَ السَّبْعُ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنُ الْعَظِيمُ الَّذِي أُوتِيتُهُ – صحيح البخاري ٤٧٢٠

Mengenal Surah Al-Fatihah

Surah al-Fatihah adalah surah pertama dan merupakan surah paling agung di dalam Alquran. Arti harfiah dari “Al-Fatihah” sendiri adalah “Pembukaan” yang menyatakan bahwa surah ini adalah “pembuka Alquran”. Surah Al-Fatihah juga merangkum makna dan apa yang diajarkan dalam surah-surah lainnya di dalam Alquran.

Fakta dan Keutamaan

1. Diturunkan di Mekah

Surah Al-Fatihah diturunkan di Mekah seperti dinyatakan oleh Ibnu Abbas, Qatadah dan Abul ‘Aliyah. Surah ini diturunkan sebelum migrasi Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah. Beberapa pendapat lain menyatakan bahwa surah Al-Fatihah diturunkan dalam dua kesempatan berbeda. Pertama di Mekah dan kedua di Madinah. Surah Al-Fatihah diturunkan di Mekah juga didalilkan oleh Abu Hurairah, Mujahid, ‘Ata bin Yasar dan Az-Zuhri.

“Dan sungguh, Kami telah memberikan kepadamu tujuh (ayat) yang (dibaca) berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung.”

(Al-Hijr 15:87)

2. Dibaca dalam Setiap Rakaat

Surah Al-Fatihah adalah surah pertama yang dibaca penuh dalam setiap rakaat salat agar salat kita lengkap dan sah. Beberapa hadis menunjukkan pentingnya membaca surah Al-Fatihah saat salat.

Diriwayatkan oleh Ubadah bin Shamit (RA) bahwa Nabi Muhammad ﷺ berkata,

”Barang siapa salat dalam keadaan tidak membaca al-Fatihah, maka salatnya cacat.” (HR. Bukhari)

3. Satu dari Dua Cahaya dari Surga

Surah Al-Fatihah adalah satu dari dua cahaya dari surga yang diberikan kepada Rasulullah ﷺ. Surah lainnya adalah Al-Baqarah.

Ibnu Abbas (RA) mengatakan,

Ketika Jibril sedang duduk bersama Rasulullah ﷺ, ia mendengar suara gemuruh dari atas, lalu dia melihat ke atas sambil berkata, ‘Itu adalah pintu langit yang terbuka hari ini. Sebelumnya tidak pernah terbuka sama sekali’. Lalu turunlah malaikat darinya. Jibril berkata, ‘Inilah malaikat yang turun dari langit , ia belum pernah sama sekali turun ke bumi sebelumnya. Lalu sang malaikat mengucapkan salam kemudian berkata, ‘Bergembiralah dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu, keduanya belum pernah sama sekali diberikan kepada seorang Nabi sebelum Engkau. Yaitu surat Al-Fatihah dan penutup surah Al-Baqarah. Jika kamu membacanya pasti akan dikabulkan.’” (HR. an-Nasai)

4. Surah Paling Agung dalam Alquran

Abu Sa’id Rafi’ bin Al Mu’alla meriyawatkan bahwa Rasulullah ﷺ berkata, 

“Maukah aku ajarkan engkau surat yang paling mulia dalam AlQuran sebelum engkau keluar masjid?”

Lalu beliau memegang tanganku, maka ketika kami hendak keluar, aku berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau mengatakan, ‘Aku akan mengajarkanmu surat yang paling agung dalam Alquran?’” Beliau menjawab, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin (segala puji bagi Allah semesta alam) dan Alquran Al ‘Azhim (Alquran yang mulia) yang telah diberikan kepadaku.” (HR. Bukhari)

أنواع الزكاة ونسب دفعها

أنواع الزكاة

زكاة الفطر

زكاة الفطر مؤسسة خيرية واجبة على كل مسلم من كل عمر أو وضعهم أو ثروتهم. يجب أن تدفع في نهاية رمضان أو يوم العيد قبل صلاة العيد. قد يدفع رب الأسرة المبلغ المطلوب لجميع أفراد الأسرة الآخرين (بما في ذلك الجنين

زكاة المال

زكاة المال هي مؤسسة خيرية دورية تعتمد على مقدار الثروة التي يمتلكها مسلم فردا أو منظمة / شركة. هذا الدفع واجب على أي فرد أو منظمة/شركة أكملت شرط النصاب والسنة (سنة تقويمية هجرية

الأصول المؤهلة للزكاة

الزكاة على الراتب

يجب دفع الزكاة في الراتب عند استلامها. يفضل المعظم من الناس دفعوا في سنة مالية قمرية سنوية ولكن يتم تشجيعهم على دفع الزكاة عندما تتلقى راتبك. يتم دفع راتب الأصول حيث يتم إنشاؤها. بعض الفئات هي

١. رواتب الأعمال

٢. الرسوم المهنية

٣. الرواتب والمكافآت

٤. رواتب الإيجار

٥. المحاصيل الزراعية

زكاة الأصول

تدفع الزكاة الأصول على أساس سنوي في المنطقة التي يقيم فيها الأصل

:بعض الأصول المؤهلة هي

١. الاستثمارات العقارية

٢. الأسهم والسندات وصناديق الاستثمار المتداولة والسلع

٣. حسابات التوفير وخطط التقاعد

٤. الأعمال والأصول الرأسمالية الأخرى

معدلات دفع الزكاة

١. ٢.٠٪ على الدخل والأصول العامة

٢. ٥٪ على الزراعة المروية بالتجهيزات الميكانيكية الآبار ، الرشاشات ، إلخ

٣. ١٠٪ على الزراعة المروية بالمطر

٤. ٢٠% على السلع المستخرجة من الأرض (النفط ، الذهب ، الفضة ، إلخ.

ألست متأكدًا من مقدار الزكاة التي يجب أن تدفعها هذا العام؟ استخدم حاسبة الزكاة مسلم برو حساب الزكاة بسهولة من التطبيق. جربه الآن في تطبيقنا

المراجع

– The Ramadan Kareem “Ramadan Zakat 2019: Calculator, Rules (Whom to Give Zakat?)” https://www.theramadankareem.com/ramadan-zakat

– “Who receives Zakat? Who pays Zakat?” https://i.pinimg.com/originals/50/e4/89/50e48979a152c697766f56e3df6c6ee1.jpg

-“Do Muslims Pay Zakat only in Ramadan?” https://www.globalsadaqah.com/blog/muslims-pay-zakat-ramadan/

الفوائد الصحية عن الصلاة

الصلاة هي الركن الثاني من الأركان الإسلام، و يؤدي المسلمون من كل أنحاء العالم إلى الصلاة .تشتمل الصلوات الخمس يوميا على العقل، والجسد، والروح في العبادة. من الناحية الأخرى، المسلمون الذين يؤدون بالصلاة منتظمة، الله عز و جل سيعطيهم الأجر  

 إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

القرآن ٢: ٢٧٧

بالإضافة على جميع الفوائد الدينية و الروحانية، تأتي الصلاة بالفوائد الجسدية أيضا. يوجد دليل العلمي ان الحركات الجسدية متعددة في الصلاة تحصل فوائد الجسدية

١. النظافة 

يجب على المسلمين ان يعمل غسل قبل الصلاة أو يسمى بالوضوء، من ترتيب الوضوء، غسل يدين، و الأنف، و الاوجه و الساعدين و الشعر و الأذنين و الجزء الخلفي من الرقبة و أصابع القدم  والقدمين. و الهدف من ذلك، هو تضمين ان الجسد في الحالة النظافة قبل إقامة الصلاة. طبعًا ان هذه من فائدة صحية لأن الوضوء ازالة الجراثيم و المواد المثيرة للحساسية و أشكال و الأنواع المختلفة من الالتهابات و الأمراض التي تسبب من سوء النظافة.الشخص الذي في الحالة النظافة استمرارًا يودي إلى صحة الجلد و النظافة الصحية الشاملة 

٢. تقليل الألم في أسفل الظهر 

أثناء الصلاة ، تحارك معظم من عضلات الجسم و ترتاح المفاصل أيضا مثل مفاصل الكتف و المرفقين و الركبتين و الكاحلين و الورك. يوجد بحث العلمي من جامعة بينغهامتون ، نيويورك ، ان الحركات الجسدية المتكررة في الصلاة يمكن ان تقلل الألم في أسفل الظهر إذا عملها بشكل الصحيح

مثلا، في الركوع يساعد في تخفيف الألم في أسفل الظهر عن طريق إرخاء الأربطة و العضلات و يساعد أيضا في تخفيف الألم في النخاع الشوكي ومفاصل الورك. بالإضافة على ذالك، اثناء السجود و الانحناء في فتح و تخفيف المفاصل، هذا يفيد الجسم لان الاستخدام للمفاصل بالالتزام يؤدي إلى صحة الجسم

٣ . يزيد من التمثيل الغذائي 

يساوي الحركات في الصلاة على أساس يوميا مع الممارسة . و من ناحية الأخرى، الممارسة بشكل روتيني يمكن ان تحث و يزيد التمثيل الغذائي. مع ذالك، يحسن الأيض الجيد للأعضاء الجسم بشكل العام، بما في ذالك، الحفاظ على صحة القلب و الأوعية الدموية و ينظم إفراز الغدد 

٤. تحسن الدورة الدموية 

عندما يتعلق الأمر بضغط الدم ، غالبًا ما يواجه الناس صعوبة في الحفاظ على طبيعته. أحيانًا يكون تدفق الدم مرتفعًا جدًا أو منخفضًا جدًا إلى منطقة معينة في الجسم. تساعد الحركات والأوضاع المختلفة أثناء الصلاة في تنظيم وتحسين تدفق الدم الكلي إلى جميع أجزاء الجسم. على سبيل المثال ، أثناء وضع الركوع ، يتم تنظيم تدفق الدم في الجزء العلوي من الجسم ، ومن ثم يتم تنظيم تدفق الدم في الجزء السفلي من الجسم أثناء التشهد. بينما في أوضاع أخرى مثل السجود ، يكون الرأس في وضع أقل من القلب. لذلك ، يتلقى الرأس زيادة في تدفق الدم. سيكون لهذه الزيادة في تدفق الدم تأثير إيجابي على الذاكرة والتركيز والقدرات المعرفية الأخرى

٥. تفضيل الهضم 

بعض حركات أو مواقف الصلاة، يساعد في الهضم. مثلا، اثناء يجلس الرجال ووضع قدم واحدة على كرة لولبية تحتها و تجلس النساء مع قدميها تحتها. بناء على الدراسة ،ذالك الموقف الصلاة يفيد للهضم لانه يريح الأمعاء و يكون له تأثير إيجابي على حركة الأمعاء. و السبب على ذالك ان الموقف يقلل من حالات الإمساك، الفائدة الأخرى هذا الموقف أيضًا يحسن وظائف الكبد

من كل فوائد الصحية للجسم، يفيد الصلاة كل جوانب الحياة، من جسدية و روحية و يشمل كل الانسجام الحياة

المراجع

 

لماذا يصلي المسلمون اتجاه الكعبة؟

بالنسبة لأكثر من ٨.١ مليار مسلم في العالم ، فإن القبلة أو اتجاه الصلاة أمر مهم لنا. هذا الاتجاه نحو الكعبة في مكة المكرمة ، المملكة العربية السعودية

على الرغم أن القبلة تواجه الكعبة في مكة ، لا يعني أن المسلمين يعبدون الكعبة. الكعبة سوى عاصمة ومحور للعالم الإسلامي بأسره ، وليست للعبادة. المسلمون لا يوجهون عبادتهم إلا لله عز وجل. ويعتقد أن وجود القبلة يعطي المصلين طريقة لتحقيق الوحدة والمزيد من التركيز في الصلاة

التاريخ القبلة

في بداية الإسلام ، كان اتجاه القبلة نحو المسجد الأقصى في القدس. بعد عامين بعد هجرة النبي محمد ﷺ وأتباعه من مكة إلى المدينة المنورة في حوالي ٦٢٤ م ، تم تغيير القبلة إلى الكعبة. حدث التغيير فجأة لأن كان الله تعالى يوحى إلى الرسول ﷺ كان يأمره ، “تحويل وجهك نحو المسجد الحرام” ، الكعبة في مكة

قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ ۗ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

– القرآن ٢:١٤٤

الكعبة نفسها كانت ملاذاً في العصر الجاهلي. يعتقد المسلمون أن إبراهيم عليه السلام  وابنه إسماعيل عليه السلام  شيدوا الكعبة.من التقاليد أنها كانت في الأصل بنية مستطيلة غير مجوفة. منذ زمن النبي محمد ﷺ ، مرت الكعبة ببعض التغييرات الرئيسية على مر القرون. الآن ، الكعبة لديها هيكل مكعب ، يبلغ ارتفاعه خمسة عشر مترا وعشرة أمتار ونصف على كل جانب. باب الكعبة اليوم مصنوع من الذهب الخالص الذي أضيف عام ١٩٨٢

تحديد اتجاه القبلة عند السفر

أحيانًا عند السفر ، نواجه صعوبة في تحديد اتجاه القبلة في المكان الجديد. عودة إلى سنوات قبل التكنولوجيا الرقمية ، نحتاج إلى إحداثيات جغرافية دقيقة للتحديد على القبلة الصحيحة ، أو على الأقل ، سنحتاج إلى بوصلة. ولكن الآن ، بمساعدة تطبيقات الهاتف المحمول ، يمكننا تحديد اتجاه القبلة بدقة

أينما كنت ، يحتوي مسلم برو على بوصلة متحركة للقبلة وخريطة توضح لك الاتجاه إلى مكة لأداء الصلاة. يمكنك قراءة المزيد حول كيفية استخدام ميزة القبلة هنا

المراجع